Pengarusutamaan Gender dalam Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Wilayah Pinggiran
Keywords:
Gender, Ketahanan Pangan , EkonomiAbstract
Ketahanan pangan bukan sekadar persoalan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menyangkut akses, distribusi, dan pemanfaatannya secara adil di setiap rumah tangga. Di wilayah pinggiran, tantangan ini semakin kompleks karena keterbatasan ekonomi, infrastruktur, dan kesempatan yang setara bagi perempuan. Padahal, perempuan memegang peran strategis sebagai penggerak utama dalam memastikan pangan tersedia dan terkelola dengan baik di keluarga.
Buku “Pengarusutamaan Gender dalam Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Wilayah Pinggiran” mengupas tuntas peran penting perempuan dalam menjaga ketahanan pangan, mulai dari konsep dan strategi pengarusutamaan gender, tantangan di wilayah pinggiran, hingga model pemberdayaan yang dapat diterapkan secara nyata. Dengan pendekatan ilmiah yang dilengkapi hasil kajian lapangan, buku ini menghadirkan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan, pegiat pemberdayaan masyarakat, dan pemerhati isu ketahanan pangan.
Lebih dari sekadar teori, buku ini adalah ajakan untuk melihat kesetaraan gender sebagai kunci dalam membangun rumah tangga yang tangguh pangan. Sebuah bacaan yang relevan, inspiratif, dan penting bagi siapa pun yang ingin memahami bagaimana perempuan menjadi fondasi keberlanjutan pangan di Indonesia.

